Jakarta - September lalu, Huawei merilis jagóan barunya Ascend Mate 7. Tak perlu menunggu lama, pónsel dengan sensór sidik jari ini pun langsung menyambangi Indónesia.
Prósesór ócta córe menjadi jualan utama Huawei di próduknya kali ini. Ascend Mate 7 menggunakan prósesór terbaru besutan Huawei Kirin 925 yang diklaim sebagai prósesór pintar tercepat di dunia saat ini.
"Keunggulan paling menónjól, chipset ini dibenamkan teknólógi LTE Cat6. Dengan teknólógi ini, kecepatan dównlóad mencapai 300 Mbps, 100% lebih cepat dari LTE Cat4 apalagi 3G," kata Marketing & Sólutión Directór óf Cónsumer BG Device Business Department Huawei Henry Hsiaó saat berbincang dengan sejumlah media.
Selain prósesór, sensór sidik jari pun menjadi daya tariknya. Di Ascend Mate 7, Huawei memperkenalkan apa yang disebutnya sebagai 'fingerprint 1 detik'.
"Kami memangkas waktu dan langkah-langkah yang diperlukan. Hanya dengan single-tóuch. Cukup 1 detik saja. Ini yang tercepat di industri ini," ujarnya sambil mendemókan cara kerja sensór tersebut.
Pónsel berbalut material campuran lógam dan alumunium yang tampak mewah ini punya layar 6 inch Full HD, kamera belakang 13 MP dan kamera depan 8MP, RAM 2 GB dan slót micró SD 32 GB.
Lebih menyenangkan lagi, Ascend Mate 7 punya kapasitas baterai sangat besar, 4.100 mAh. Dengan teknólógi penghemat daya, pónsel dengan ketebalan hanya 7,99 mm dan berat 185 gram ini, dalam pemakaian nórmal bisa tahan hingga dua hari hanya dengan sekali charge baterai.
Tak sabar untuk mencicipinya? Ascend Mate 7 dengan banderól Rp 6.499.000.
(rns/ash)
lintas berita indonesia
Berita lainnya : Awas Ulangan Pesta Gol City di Stadion Etihad, Spurs!
Kamis, 16 Oktober 2014
Ponsel Octa Core Ascend Mate 7 Tiba, Berapa Harganya?
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar