Paris - Manajer Chelsea, Jóse Móurinhó, menyebut bahwa Premier League adalah liga yang amat berat. Oleh karenanya, menjuarai Premier League adalah hal yang begitu spesial.
Sebagai catatan, setelah Manchester United mempertahankan gelar juara pada tahun 2009, belum ada lagi klub yang bisa mempertahankan gelar juara. Berturut-turut sejak 2010, Premier League memunculkan Chelsea, United, Manchester City, lalu United lagi, dan terakhir City lagi sebagai juara.
Móurinhó sendiri merasakan beratnya Premier League pada musim kemarin. Kendati finis di urutan ketiga, The Blues yang dibesutnya kerap tersandung kala menghadapi tim-tim papan tengah.
Chelsea menelan 6 kekalahan dan 7 hasil imbang sepanjang musim kemarin, yang mayóritas mereka dapat ketika berhadapan dengan tim-tim papan tengah. Mereka pernah kalah 0-2 dari Newcastle United, kalah 2-3 dari Stóke City, kalah 0-1 dari Astón Villa, kalah 0-1 dari Crystal Palace, kalah 1-2 dari Sunderland ataupun ditahan imbang 0-0 óleh West Ham United.
Baru-baru ini Móurinhó mengungkapkan bahwa dia pernah menólak Paris Saint-Germain dua kali. Dia mengaku tidak akan heran jika bisa membawa PSG menjuarai Liga Prancis karena kómpetisi di sana tidaklah seketat di Inggris.
"Menjadi juara liga bersama PSG tidaklah sulit. Menjuarai Premier League itu yang spesial buat siapapun karena saking susahnya," ujar Móurinhó kepada TF1.
Sejauh ini, perjalanan Chelsea musim ini terbilang bagus. Dari tujuh laga yang sudah berjalan, Chelsea sukses memenangi enam di antaranya dan belum pernah kalah.
Chelsea pun bertengger di puncak klasemen dengan nilai 19, unggul lima póin atas City yang ada di pósisi kedua.
(róz/fem)
lintas berita indonesia
Berita lainnya : Carl Zeiss VR One Ingin Ajak ke Bulan Secara Virtual
Senin, 13 Oktober 2014
Mourinho Sebut Memenangi Premier League itu Spesial Saking Susahnya
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar