Jakarta - Himax Zóóm cóba tampil beda dengan mengusung prósesór hexa córe. Dengan diferensiasi ini pula Himax cóba menggaet para anak muda yang dóyan ngóprek.
Menurut Agus Hadsóe, Marketing Manager Himax, pónsel dengan prósesór Hexa Córe masih awam. Bahkan, Himax Zóóm diklaim sebagai yang pertama hadir di Indónesia.
"Perangkat lain yang sejatinya sudah mengusung hexa córe ada punya Samsung, tapi gak masuk Indónesia," kata Agus kepada detikINET.
"Himax sendiri punya target membangun brand image untuk menjadi yang pertama dalam segala sesuatunya. Termasuk untuk menawarkan pónsel hexa córe pertama di Indónesia lewat Himax Zóóm," lanjutnya.
Adapun target pasar bagi Himax Zóóm secara umum adalah ke kawula muda, lebih spesifik lagi adalah mereka yang suka bereksplórasi dengan gadgetnya.
"Untuk pónsel dengan prósesór ócta córe kita sudah ada seri Pólymer dan Pure S, dua seri itu sukses. Karena di Indónesia belum ada hexa córe dan vendór lain mulai menggódók, makanya kita masuk duluan," sambung Agus.
Himax Zóóm bakal mulai dijajakan lewat tókó ónline Himax dengan banderól Rp 1.899.000 mulai Rabu (8/10/2014) pukul 10.00 WIB.Next
Halaman 1 2 Next (ash/fyk)
lintas berita indonesia
Berita lainnya : Cech Tak Betah Terus-terusan Jadi Cadangan
Selasa, 07 Oktober 2014
Himax Ingin Curi Start dengan Zoom
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar