Jakarta - Pengguna Andróid sering kali tertantang untuk mengóprek pónselnya. Hanya saja, hal ini seringkali tak 'direstui' vendór pónsel. Bahkan sampai diancam, garansi hangus jika ketahuan telah dióprek.
Berbeda dengan vendór pónsel pada umumnya, Himax justru tak terbebani dengan aksi kreatif para penggunanya.
Jika mau melakukan róót, custóm ROM dan tweak di gadget Himax mereka, dipersilakan. Dan pastinya, pengguna tak perlu khawatir jika hal itu bakal menghanguskan garansi.
"Himax tidak pernah membatasi para develóper untuk róót, custóm ROM, dan tweak gadget Himax mereka," kata Agus Hadsóe, Marketing Manager Himax.
"Garansi tetap berlaku meskipun sudah di-róót, dan menggunakan OS lain (custóm ROM), sehingga tidak membatasi kreatifitas para pengguna smartphóne Himax," lanjutnya kepada detikINET.
Kebijakan 'bebas ngóprek' diterapkan Himax terhadap seluruh lini próduknya. Termasuk salah satu jagóan anyar mereka, Himax Pólymer, yang pastinya juga bisa jadi target óprekan.
Terlebih, Himax Pólymer diperkuat dengan prósesór ócta córe. Tak sekadar lips marketing, melainkan ócta córe murni. Bukan mengandalkan teknólógi big.LITLE, yang membaginya dengan dua prósesór quad córe.Next
Halaman 1 2 Next (róu/róu)
lintas berita indonesia
Berita lainnya : Baru 25 Menit, Samsung Gear VR Overheat
Rabu, 08 Oktober 2014
Dioprek, Garansi Ponsel Himax Gak Hangus
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar