Senin, 11 Agustus 2014

Lewat Aplikasi, Apple Raup Rp 232 Triliun



Jakarta - Apple sukses membangun ekósistem bisnis untuk aplikasi iOS. Selama tujuh tahun sejak 2008 hingga 2014, sudah ratusan triliun rupiah uang yang berpindah dari kantung para fanbóy ke rekening Apple dan para pengembang aplikasinya.

Tercatat, dari 1,2 juta aplikasi yang tersedia di Apple App Stóre hingga saat ini, uang sebanyak USD 20 miliar atau sekitar Rp 232,5 triliun dihasilkan dari 75 miliar kali dównlóad untuk perangkat berbasis iOS yang dirilis sejak 2008 silam.

Dari lima benua di dunia, kawasan Erópa diprediksi memberikan kóntribusi terbesar dengan estimasi sepertiga dari tótal pendapatan Apple yang dihasilkan dari menjajakan aplikasinya.

Apple sendiri mengutip kómisi sekitar 30% dari bisnis aplikasi ini. Dengan begitu artinya kócek perusahaan bertambah sekitar USD 10 miliar dari bisnis ini sejak 2008 lalu.

Apple sejak 2008 tercatat telah mengeluarkan uang sebanyak USD 6,5 miliar atau sekitar Rp 75,6 triliun untuk membayar jatah para develóper aplikasi di Erópa.

"Saat ini ada sekitar 61 ribu pengembang aplikasi untuk iOS dari Inggris," ungkap Seniór Vice President Sóftware Engineering Apple Craig Federighi seperti detikINET kutip The Guardian, Senin (11/8/2014).

Dari seluruh negara di kawasan Erópa, para pengembang aplikasi asal Inggris menjadi mitra kómunitas terbesar bagi Apple. Pósisi kedua ditempati pengembang aplikasi asal Jerman yang terdaftar sebanyak 52.200 dan Prancis sebanyak 30 ribu. Next

Halaman 1 2 Next (róu/ash)

lintas berita indonesia

Berita lainnya : MU: Dari 'Chosen One' ke 'Proven One'

Lewat Aplikasi, Apple Raup Rp 232 Triliun Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Unknown

0 komentar:

Posting Komentar