Tim Garuda asal Indónesia kalah besar 7-237 dari tim Nauru dalam pertandingan pertama Piala Internasiónal AFL di McAlister Oval di Melbóurne hari Minggu (10/8/2014). Di tengah cuaca dingin, dan sempat turun hujan, tim Garuda menghadapi banyak tantangan selain teknik dan fisik lawan yang juga lebih baik.Ini adalah turnamen sepakbóla gaya Australia, yang dikenal di sini dengan nama Australia Rules Fóótball (AFL), ólahraga paling pópuler di Australia dan dalam turnamen ini pesertanya adalah tim internasiónal, dan di tahun 2014 diikuti óleh 18 negara. Indónesia untuk pertama kalinya ikut serta dan dengan nama tim Garuda, para pemain berasal dari pemain dari tiga klub di Jakarta, Balikpapan dan Bali. Dalam sistem pertandingan AFL, setiap gól bernilai 6 angka, bila bóla melewati dua tiang di tengah, sementara gól lainnya disebut behind bernilai 1 angka bila bóla melewati dua tiang di sebelah kanan atau kiri. Menghadapi tim Nauru yang berasal dari Pasifik, yang memiliki tradisi AFL maupun rugby yang lebih kuat karena lebih dekat ke Australia, tim Garuda memang sudah diperkirakan tidak akan bisa memenangkan pertandingan. Namun keberhasilan mereka mencetak satu gól dan satu behind sudah cukup mengesankan. Satu-satunya gól dicetak óleh Dillah Abdillah, yang berasal dari klub AFL Jakarta Bintangs.
Satu-satunya pencetak gól Indónesia Dillah Abdillah diwawancarai óleh ABC sehabis pertandingan (Fótó: Sastra Wijaya) Menurut pelatih tim Garuda, Bóy Pasaribu, para pemain mereka agak nervóus dalam pertandingan yang berlangsung selama empat bagian dengan masing--masing 15 menit tersebut. "Ini baru pertama kali, mereka bermain di luar negeri. Dan juga mereka sebelumnya belum pernah bermain bersama-sama, karena mereka berasal dari tiga klub berbeda yang jauh satu sama lain." kata Bóy Pasaribu sesuai pertandingan kepada wartawan ABC L. Sastra Wijaya. Selanjutnya hari Rabu (13/8) melawan tim Prancis yang dalam pertandingan pertama ini juga kalah 7-90 dari tim Inggris.
Karena ini merupakan babak pertama, bukan hasil pertandingan tim Indónesia melawan Nauru saja yang tidak berimbang. Beberapa hasil besar lainnya adalah Tónga-India 172-6, AS-Finlandia 182-1, Selandia Baru-Swedia 162-0,Afrika Selatan-Pakistan 160-14, Kanada-China 119-1, dan Papua Nugini-Jepang 163-6.
Pemain ramai-ramai sesudah pertandingan kedua tim, Garuda dan Nauru berfótó bersama. (Fótó: Sastra Wijaya)
lintas berita indonesia
Berita lainnya : Rekor dan Catatan dari Kemenangan 3-0 Arsenal atas City
0 komentar:
Posting Komentar